logo
Ketua PN Lembata mengikuti Upacara Peringatan Harlah Pancasila melalui media elektronik. Merujuk surat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila tertanggal 30 Mei 2020 No: Und.147/Ka.BPIP/05/2020 perihal Peringatan Hari Lahir Pancasila pada hari ini tgl 31 Mei 2020 Jam 18.40 WIB, bahwa Peringatan Hari lahir Pancasila… Baca Selengkapnya
Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Hakim pada Pengadilan Negeri Lembata Kelas II. Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Lembata,pada hari Jumad tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan sumpah jabatan  dan pelantikan Hakim Bapak Irza Winasis,SH dan Bapak Tarekh Candra Darusmna,SH sebagai Hakim… Baca Selengkapnya
KPN Lembata menghadiri rapat telekonference dengan Gubernur NTT Terkait Percepatan Penanganan COVID- Ketua Pengadilan Negeri Lembata,Bapak Ngurah Suradatta Dharmaputra,SH,MH menghadiri rapat teleconferece dengan Gubernur NTT bersama seluruh anggota FORKOMPINDA lainnya sekaligus… Baca Selengkapnya
Rapat Bulanan dan Pembinaan Periode Mei 2020 - 08 Mei 2020 Rapat bulanan periode Mei  dilaksanakan pada hari Jumad tanggal 08 Mei  2020 di ruang sidang utama yang hanya dihadiri oleh 4 pilar dan para kasubag serta para panmud ditambah dengan perwkilan dari panitera dan juru sita.Bahwa… Baca Selengkapnya
Pencanangan Zona Integritas Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata Pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2020 KPN Lembata bertindak sebagai saksi dalam Pencanangan Zona Integritas Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata.Tampak dalam gambar,Pencanangan ini juga diikuti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lembata,Ketua… Baca Selengkapnya
VIDEO KONFERENCE MOU PT KUPANG DENGAN POLDA, KEJAKSAAN TINGGI, KANWIL KEHAKIMAN VIDEO KONFERENCE MOU PT KUPANG DENGAN POLDA, KEJAKSAAN TINGGI, KANWIL KEHAKIMANKamis 14 Mei 2020KPN bersama sama Kajari, Kapolres dan Kalapas menghadiri acara komitmen bersama tentang penanganan perkara pidana di… Baca Selengkapnya
Live Streaming Pidato KMA yang diikuti oleh Hakim dan ASN PN Lembata Pada hari Rabu,tanggal 13 Mei 2020 pukul 11 .00 WITA segenap warga PN Lembata menonton live streaming pidato Ketua Mahkamah Agung yang baru,Bapak Dr.H.Muhammad Syarifudin,SH.,MH., dari chanel youtube masing masing  baik Hakim… Baca Selengkapnya
Kini, Ketua PT Berwenang Lakukan Penyumpahan Terhadap Semua Advokat

Pengadilan Negeri Lembata
Jakarta-Humas, Ketua MA mengeluarkan aturan bahwa kini Ketua Pengadilan Tinggi memiliki kewenangan untuk melakukan penyumpahan terhadap advokat yang memenuhi syarat, baik yang diajukan oleh organisasi advokat yang mengatasnamakan Peradi maupun pengurus organisasi advokat lainnya, hingga tebentuknya Undang-Undang Advokat yang baru. Hal tersebut termuat dalam surat Ketua Mahkamah Agung nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 tanggal 25 September 2015 perihal penyumpahan advokat yang ditujukan kepada seluruh Ketua Pengadilan Tinggi se-Indonesia.
Surat KMA nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 tanggal 25 September 2015 ini membatalkan surat Ketua MA nomor 089/KMA/VI/2010 tanggal 25 Juni 2010 perihal penyumpahan advokat dan Surat Ketua MA Nomor 52/KMA/HK.01/III/2011 tanggal 23 Maret 2011 perihal Penjelasan Surat Ketua Mahkamah Agung Nomor 089/KMA/VI/2010. Seperti diketahui dalam surat KMA Nomor 089/KMA/VI/2010 diatur bahwa Para Ketua Pengadilan Tinggi dapat mengambil sumpah para Calon Advokat yang telah memenuhi syarat, dengan ketentuan bahwa usul penyumpahan tersebut harus diajukan oleh Pengurus PERADI, sesuai dengan jiwa kesepakatan tanggal 24 Juni 2010. Dalam surat yang berisi 7 (tujuh) poin ini, tergambar argumen yuridis dan sosiologis yang menjadi pijakan pemberian wewenang KPT untuk menyumpah seluruh advokat.
Dalam poin 3 (tiga) Surat Ketua MA dijelaskan bahwa UUD 1945 menjamin hak untuk bekerja dan memperoleh penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, hak mendapatkan imblan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja, tidak terkecuali bagi Advokat.
Sementara itu secara sosiologis, antara Peradi dan KAI tanggal 24 Juni 2010 di hadapan Ketua Mahkamah Agung, telah melakukan kesepakatan yang pada intinya organisasi advokat yang disepakati dan merupakan satu-satunya wadah profesi Advokat adalah Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Atas dasar kesepkatan ini, Ketua MA melalui Surat nomor 089/KMA/VI/2010 tanggal 25 Juni 2010 mengatur bahwa hanya advokat yang diajukan oleh Peradi-lah yang dapat disumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi. “ternyata kesepakatan tersebut tidak dapat diwujudkan sepenuhnya, bahkan Peradi yang dianggap wadah tunggal sudah terpecah dengan masing-masing mengklaim sebagai pengurus yang sah. Disamping itu berbagai pengurus advokat dari organisasi-organisasi lainnya juga mengajukan penyumpahan”, jelas Ketua MA dalam poin 2 (dua) surat nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015. Alasan sosiologis lainnya sebagaimana ditulis dalam poin 4 (empat) adalah fakta bahwa di beberapa daerah tenaga advokat dirasakan sangat kurang karena banyak advokat yang belum diambil sumpah atau janji sehingga tidak bisa beracara di pengadilan sedangkan pencari keadilan sangat membutuhjan jasa advokat. Dengan adanya kebijakan terbaru dari Mahkamah Agung ini, maka setiap kepengurusan advokat dapat mengusulkan pengambilan sumpah atau janji sepanjang terpenuhi syarat-syarat sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang Advokat. (an)sumber data dari website kepaniteraan.


Berita Lainnya

Pengumuman

Agenda Pengadilan